Jumat, 05 Oktober 2012



: Posted on Jumat, 05 Oktober 2012 - 02.58

Peugeot Onyx
Onyx, Konsep Supercar Terbaru dari Peugeot

Peugeot menyebut mobil konsep ini sebagai supercar hibrida masa depan karena bodinya dibuat dari serat karbon sehingga bobot menjadi ringan. Ciri khas yang menarik adalah material dan warna bodinya yang kontras: tembaga murni mengkilap di sayap dan pintu, serat karbon hitam pada panel bodi lainnya. "Onyx dengan kemampuan supercar, dirancang dengan garis aerodinamika esktrem. Sosoknya, unik, mirip hasil ketrampilan seorang pemahat," jelas Gilles Vidal, Peugeot Style Director.

Wajah Peugeot Onyx menyodorkan gril garis-garis horisontal dengan lampu depan, LED tirus. Komposisi tersebut menghasilkan bidang permukaan depan yang kecil sehingga nilai aerodinamika semakin baik, yaitu 0,30. Di samping itu, udara yang menghantam moncong mobil diarahkan ke bagian berlubang pada air dam di kanan-kiri. Selanjutnya, sebagian diarah ke jantung mobil, sisanya ke sisi bodi menuju mesin yang berada di tengah. Lampu belakang dirancang dengan bentuk tiga cakar – kini menjadi ciri khas Peugeot – dilengkapi dengan spoiler kecil yang mengarahkan udara ke atas, juga membuat cd Onyx semakin baik.

"Double-bubble"

Untuk atap, konsep desainnya sama dengan RCZ yang disebut Peugeot dengan istilah "double-bubble". Khusus pada Onyx, kaca yang juga berfungsi sebagai atap dibuat dari PolyMethyl MethAcrylate (PMMA). "Siluet Onyx bergerak lembut, sensual, hidup dan teknologis. Dari sket pertama, saya ingin menciptakan tempat bagus untuk teknologi yang hebat. Mobil ini menggabungkan performa dan aerodinamika. Lampu Black Diamond dan panel bodi tembaga yang dibentuk dari hasil ketrampilan tangan," cerita Sandeep Bhambra, Onyx Exterior Stylist Peugeot.

Bodi

Struktur sasis Peugeot Onyx dibuat dari karbon monolotik dan hanya terdiri dari 12 bagian atau komponen. Kaki-kaki pada sasis belakang dan depan dibuat menyatu dan tidak lagi menggunakan pelat penghubung. Alhasil, bodi tetap kokoh berkurang 100 kg. Mobil dengan panjang 4,65 meter, lebar 2,20mm, tinggi 1,13 meter ini, bobot hanya 1.100 kg. Alhasil, dengan menggunakan mesin 3,7 liter, V8 HDi FAP yang dibautkan ke sel bodi, perbandingan bobot dan tenaga tidak sampai 2:1. Pasalnya, mesin menghasilkan tenaga 600 PS yang dipindahkan ke roda belakang melalui transmisi sekuensial 6-percepatan. Sementara itu, untuk mendinginkan mesin, udara dari depan dialirkan melalui NACA yang berada di atap bagian belakang.

Untuk membuat penampilan Onyx makin gagah, Peugeot meminta Michelin mengembangkan ban khusus berukuran 275/30 di depan dan 345/30 di belakang dengan pelek 20 inci.

Sebagai mobil hibrida dengan konsep Hybrid4, energi kinetik yang dihasilkan saat mobil direm, dikonversi menjadi listrik yang untuk disimpan di baterai lithium. Selanjutnya, digunakan secara otomatis bila akan tancap gas. Motor listrik mampu menghasikan tenaga tambahan 80 PS. Untuk rem, digunakan cakram karbon berdiameter 380 mm di depan dan 355 mm di belakang.

Kabin

Celah yang diciptakan pintu saat dibuka dengan bodi, memudahkan penumpang dan pengemudi masuk ke kabin. Pintu berkerja dengan gerakan kinematik. Saat pertama kali dibuka, skin tembaga luar bergerak ke samping beberapa sentimeter, setelah itu pintu bergerak pada engselnya.

Ruang penumpang menggunakan motif alami dari lantai sampai ke atap. Seperti bodi, jumlah komponennya juga sangat sedikit. Hasilnya, ruang penumpang tampak padu namun lega! Kabin dirancang menyatu tanpa jahitan dan sambungan. Desainer Peugeot menciptakan ruang kepompong untuk memberikan perlindungan maksimal kepada penumpang. "Untuk interior, saya memperoleh ilham dari obyek sehari-hari, yaitu kotak telor. Dengan material yang ekonomis, bisa melindungi barang-barang yang mudah pecah. Saya mengadopsi menjadi ruang yang intuitif, menggunakan sedikit komponen," jelas Julien Cueff, Onyx Interior Stylist.

Di kokpit, pengemudi bisa melihat indikator tanpa harus mengalihkan penglihatannya dari jalan. Lingkar setir kecil namun terasa alami saat dipegang pengemudi. Tombol dan dan tuas control dibuat dari aluminium, paddle shift dan transmisi.

Koran Bekas

Tak kalah menarik, dasbor menurut Peugeot dibuat dari kayu koran atau kertas koran bekas yang dipadatkan sampai membentuk "log" baru. Hasilnya, dasbor serasi dengan trim interior dan punya ciri khas. Panel instrumen di depan pengemudi, menampilkan speedo dan tachometer yang bergerak seperti tuts piano. Sedangkan untuk mengetahui kinerja, menggunakan indikator yang ditampilkan melalui layar digital.

Panel untuk beberapa switch model tuas yang dibuat aluminium dipasang di atap, termasuk tombol untuk menghidup-matikan mesin.Tambahan lain, layar di depan pengemudi juga menayangkan gambar yang ditangkap oleh kamera (spion) untuk memantau kondisi di belakang mobil. Untuk, Peugeot Onyx tidak lagi menggunakan spion luar konvensional. Kini yang ada sayap tipis yang dijadikan rumah kamera!

otomotif.kompas.com


Bagikan :


Copyright © 2013. Majalah Otomotif Online | Template by Full Blog Design | Proudly powered by Blogger
Majalah Otomotif Online
Prokimal Raya Kotabumi, North Lampung, Lampung, Indonesia ID-LA